Alam Titipan Anak Cucu

Teori Charles Darwin yang menyatakan alam terjadi secara kebetulan, berikut isinya, rasanya mustahil terjadi seperti demikian. Melihat faktanya saja alam sangat begitu unik, kita melihat bagaimana alam beregenerasi untuk genersi berikutnya.

Lalu bagaimana dengan kehidupan manusia di alam ini? Kalau sebelumnya sering dikatakan alam warisan dari leluhur tetapi kemudian berubah menjadi titipan anak cucu, berarti telah terjadi perubahan perlakuan negatip manusia terhadap alam, untuk mengantisipasi ekploitasi yang tidak bertanggung jawab terhadap alam oleh manusia.

Idealnya kehidupan adalah berteman dengan alam. dan alam tak perlu ditaklukan. Masa liburan sekolah yang baru berlalu, perlu dikoreksi seberapa jauh kita mengenalkan kehidupan alam buat anak-anak kita, Dari alam dapat kita kenalkan secara dini kepada anak dan cucu artinya kelestarian dan keindahan alam dan bagaimana memanpaatkan alam secara positip.

Saat kita berjalan-jalan di taman-taman umum kita investasikan kepada anak dan cucu menghargai pembuatnya dengan tidak mencoret-coret, menjaga kebersihan, atau kalau perlu menjadi relawan kebersihan sewaktu-waktu.

Saat kita belalu lintas disuatu jalan yang begitu tertata rapih dan terjaga kebersihannya, jagalah jangan sampai kita membuang sampah kejalan, dan investasikan sikap kita tsb kepada anak cucu untuk mengikutinya, katakan kepadanya ada selalu profesi tangan-tangan yang selalu membersihkannya, dan itu tidak terjadi secara kebetulan ada usaha dan kerja keras untuk mewujukannya.

Bagaimana itu semua bisa kita investasikan kepada anak cucu butuh keteladanan dari orang-orang dewasa dan mengerti pentingnya kelestarian alam.

Bila kita mulai dari skala kecil, misalnya kita libatkan keluarga untuk memelihara tanaman dirumah dengan berbagi kewajiban merawatnya. Dengan demikian taman bukan hanya urusan ibu atau orang perempuan. Urusan taman dan keindahan tidak mengenal gender danĀ  sepanjang waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *